Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Siaran TV Analog Akan Digantikan Digital, Apa Itu TV Digital dan Kapan Pelaksanaannya

TV Digital, TV Analog, Siaran Televisi Digital, Siaran Analog, Analog Switch Off, ASO

Infomoga.com
-- Pemerintah akan menghentikan secara bertahap siaran televisi analog (Analog Switch Off/ASO) mulai 17 Agustus 2021 dan menggantinya dengan siaran televisi digital. Lantas apa itu siaran televisi digital dan bagaimana mekanisme pelaksanaan ASO.

Pesatnya perkembangan teknologi sistem penyiaran televisi membuat banyak negara mengalihkan siaran televisi analog ke format digital. Indonesia pun mulai mempersiapkan perpindahan/ migrasi siaran televisi analog ke digital.

Saat ini, mayoritas masyarakat Indonesia masih memakai televisi analog yang identik dengan penggunaan frekuensi radio 700 Megahertz (MHz). Yakni, siaran dari lembaga penyiaran televisi dapat ditangkap oleh televisi analog dengan menggunakan medium antena.

Daya tangkap siaran televisi ini tergantung dengan posisi dan jangkauan antena. Semakin dekat antena atau semakin tinggi, penerimaan siaran semakin bagus, begitu pun sebaliknya.

Mengutip dari laman Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) RI, peta jalan  dimulainya siaran televisi digital di Indonesia mulai awal tahun 2012. 

Tertuang dalam Peraturan Menteri Kominfo No. 05 tahun 2012, Indonesia mengadopsi standar penyiaran televisi digital terestrial Digital Video Broadcasting – Terrestrial second generation (DVB-T2) yang merupakan pengembangan dari standar digital DVB-T yang sebelumnya ditetapkan pada tahun 2007.

Keuntungan Migrasi Siaran Televisi Digital


Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny Gerard Plate mengatakan, dalam migrasi itu frekuensi analog akan digabungkan dengan spektrum frekuensi radio sebagai landasan penyiaran televisi digital di dalam negeri. Penggabungan dari dua sumber daya alam frekuensi itu disebut sebagai multipleksing (Mux).

Penggunaan ini, lanjutnya, akan membuat industri penyiaran televisi menjadi semakin efisien. Dengan infastruktur frekuensi yang besarnya terbatas, bisa dioptimalkan untuk menayangkan penyiaran televisi hingga puluhan program pada waktu yang bersamaan.

"Lembaga penyiaran dalam pengoperasian multiplexing dapat menyiarkan hingga 10 program secara bersamaan hal ini akan berimplikasi pada biaya infrastruktur yang lebih efisien. Jadi kita semua mari bersiap menyambut TV Digital, perlahan meninggalkan TV Analog, " kata Menkominfo dilansir dari indonesia.go.id, Selasa (15/6/2021).

TV Digital, TV Analog, Siaran Televisi Digital, Siaran Analog, Analog Switch Off, ASO

Gambar Lebih Bagus dan Menarik


Selain itu, migrasi siaran televisi dari analog ke digital akan memberikan keuntungan bagi masyarakat. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kominfo, Ahmad M. Ramli menyatakan peralihan itu akan membuat masyarakat mendapatkan kualitas pelayanan televisi berupa gambar yang lebih bagus, lebih jernih, lebih canggih dan lebih bersih.

“Tentunya dengan beralihnya dari analog ke digital, penonton juga akan mendapatkan layanan-layanan siaran yang jauh lebih menarik dengan fitur-fitur yang lebih bagus,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Sistem penyiaran televisi digital bukan hanya mampu menyalurkan data gambar dan suara yang lebih bagus, tetapi juga memiliki kemampuan multifungsi dan multimedia seperti layanan interaktif dan bahkan informasi peringatan dini bencana.

Kapan Dimulai Migrasi Digital


 Ada lima tahap pelaksanaan migrasi siaran televisi dari analog ke digital, di mana tahap pertama akan dilaksanakan paling lambat 17 Agustus 2021, tahap kedua paling lambat tanggal 31 Desember 2021. 

Kemudian, tahap ketiga tanggal 31 Maret 2022, tahap keempat tanggal 17 Agustus 2022, dan tahap terakhir atau kelima paling lambat tanggal 2 November 2022 mendatang.

Post a Comment for "Siaran TV Analog Akan Digantikan Digital, Apa Itu TV Digital dan Kapan Pelaksanaannya"