Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ricuh Pilkades Balai Desa Dibakar

Kantor Balai Desa Guci, Kecamatan Bumi Jawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, ludes dibakar massa, Jumat (22/6/2012) dini hari. Selain melakukan pembakaran, ratusan massa juga merusak kaca dan pintu.
 Aksi pembakaran itu tidak diketahui warga, karena dilakukan saat warga tertidur lelap. Dugaan sementara pembakaran Kantor Balai Desa tersebut terkait atas ketidakpuasan saat pemilihan kepala desa (Pilkades).

Bahkan, peristiwa pembakaran ini membuat suasana desa menjadi tegang. Hingga berita ini diturunkan, ratusan personil polisi dari Polres Tegal dan warga desa menjaga rumah Kades (Kepala Desa) terpilih untuk mengantisipasi aksi susulan.

Bangunan Kantor Balai Desa Guci terlihat tinggal puing-puing, akibat dibakar sekelompok orang tak dikenal sekitar pukul 02.00 WIB. Selain atap yang hancur, seluruh bangunan dan perabotan, seperti meja kursi juga hangus dilalap api.

Tragisnya lagi, tidak ada satu pun warga yang mengetahui secara persis kronologis kejadian tersebut. Aksi pembakaran itu baru diketahui saat warga hendak menunaikan Shalat Subuh di Mushola. Namun, saat itu kondisi bangunan Balai Desa sudah menjadi arang.


Sedangkan, petugas kepolisian baru datang ke lokasi sekitar pukul 09.00 WIB, setelah mendapatkan laporan dari warga setempat. warga menduga pembakaran Kantor Balai Desa tersebut bermotif ketidakpuasan saat Pilkades. Pasalnya, aksi pembakaran itu dilakukan menjelang pelantikan Kades terpilih pada Jumat (22/6/2012) pagi.

Rasito, seorang saksi mata mengatakan, sekitar pukul 02.30 WIB kobaran api sudah menyala besar. Melalap seluruh gedung beserta isinya. “Kami semua berusaha untuk memadamkan api. Namun, karena nyalanya begitu besar kami tidak sanggup untuk menyelamatkan bangunan beserta isinya. Sebelumnya, tidak terdengar keributan, diduga ini pasti terkait dengan pemilihan kepala desa kemarin,” ujarnya seperti yang dilansir Lensa Indonesia.

“Saya benar-benar tidak tahu siapa yang membakar Kantor Kepala Desa ini. Kemungkinan besar peristiwa pembakaran ini terkait pemilihan kepala desa kemarin. Karena, diduga aksi massa yang nekat membakar kantor ini selentingan terdengar karena adanya rasa kecewa akibat money politik yang diduga dilakukan kepala desa pemenang,” papar Khujaeni, pamong desa setempat.

Dugaan Politik Uang
Motif pembakaran Kantor Balai Desa tersebut dilatar belakangi oleh rasa kecewa ratusan massa pendukung salah satu kandidat yang kalah, saat pemilihan kepala desa (Pilkades) yang dilaksanakan pada 16 Mei lalu.
 Ratusan warga pendukung salah Satu kandidat Cakades (Calon Kepala Desa) yang merasa kecewa lantaran pilihannya kalah, nekat membakar Kantor Balai Desa Guci, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. Warga yang geram atas kalahnya kandidat mereka, Jumat dini hari berkumpul dan langsung bergerak serta merusak dan membakar Kantor Balai Desa sebagai bentuk protes.

Berdasarkan nformasi yang beredar, aksi pembakaran tersebut dipicu lantaran Susyanto (Kades Pemenang) diduga telah melakukan praktek politik uang menjelang Pilkades berlangsung. (Elf/Len)

Post a Comment for "Ricuh Pilkades Balai Desa Dibakar"