Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pameran Batu Akik di Pemalang

Ilustrasi Pameran Batu Akik (Antara)
Pemalang (Mogaraya)-Bertempat di Pendapa Kabupaten, Selasa (2/6), sejumlah pedagang batu akik seantero Pemalang berkesempatan memamerkankan beragam koleksinya.
Seorang penjual akik dari Desa Bulakan, Kecamatan Belik, Syaroni, baru kali ini dia menginjak pendapa kabupaten dan berjualan akik. Sebelumnya pernah mengikuti pameran di Perhutani. ”Tapi kali ini saya sangat terkesan. Dia menampilkan sejumlah koleksi berupa batu akik dalam bentuk bongkahan dan cincin. Antara lain batu black oval Banten, pancawarna Kalimantan, pecah seribu dan junjung derajat. Cuma dia menyayangkan pameran yang hanya berlangsung satu hari, sehingga tidak banyak transaksi jual-beli yang dilakukan.

Sekitar 20 pedagang batu akik yang ikut pameran di pendapa. Harga Untuk batu bongkahan dijual seharga Rp 50.000, sedangkan yang bentuk cincin Rp 2,5 juta berupa batu pecah seribu, pancawarna Rp 350.000, junjung derajat Rp 500.000 dan bacan kasturi Rp 500.000 per buah. 

Panitia pelaksana kegiatan, M Arifin mengungkapkan, acara hari itu yang utama adalah lomba burung berkicau. Adapun, pameran batu akik hanya sebagai pelengkap. Namun masyarakat antusias menyambut kegiatan. Panitia berterima kasih kepada bupati yang berkenan menyediakan pendapa dan halaman untuk pameran batu akik dan lomba burung berkicau. Warga yang datang ke lokasi kegiatan terlihat tertib. ”Selama pelaksanaan lomba burung dan pameran batu akik suasana berjalan lancar.” 

By Mogaraya/Suara Merdeka

Post a Comment for "Pameran Batu Akik di Pemalang"