Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ayo Bersama-sama Kita Cegah Banjir!

Banjir di Jatiasih, Kota Bekasi  (Infomoga/Fatikhin)

Infomoga.com, Jakarta -- Bencana banjir dan longsor dan terjadi di Jabodetabek dan Lebak, Banten pada 1 Januari 2020 lalu telah menyebabkan jatuhnya puluhan korban jiwa dan puluhan ribu lainnya mengungsi. Tidak hanya itu, bencana banjir juga menyebabkan ribuan rumah rusak berat.

Kerugian yang ditimbulkan akibat bencana ini diperkirakan mencapai 10 Trilyun rupiah. Angka perkiraan ini dikemukakan Ketua Komisi VIII Yandri Susanto dalam rapat kerja bersama antara Komisi VIII DPR dengan Menteri Sosial dan Kepala BNPB di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (14/1/2020), seperti dikutip dari situs beritasatu.com.

Bencana banjir merupakan bencana yang kerap melanda wilayah Indonesia. Hingga saat ini masalah banjir masih belum sepenuhnya bisa diatasi. Ketidaksadaran akan bahaya banjir dan ulah manusia yang sembrono menjadi penyebab sering terjadi banjir.

Nah, yang bisa kita lakukan adalah mencegah terjadinya banjir dan menanggulangi bencana banjir. Karena banjir merupakan salah satu bencana yang bisa menimbulkan kerugian.

Oleh sebab itu, masyarakat perlu meningkatkan kesadaran akan bencana banjir. Karena banjir sering terjadi akibat masalah sepele, seperti membuang sampah sembarangan hingga menimbulkan penyumbatan.

Lalu langkah apa yang bisa diambil bersama untuk menanggulangi banjir?

Yang utama adalah menjaga lingkungan sungai atau selokan, sungai wajib dipelihara dengan baik. Jangan membuang sampah ke selokan dan sungai.

Infografis Cegah Banjir (sumber: indonesiabaik.id/ )
Kemudian hindari membuat rumah di pinggiran sungai. Ada baiknya pinggiran sungai jangan di jadikan rumah penduduk karena menyebabkan banjir dan tata kota tidak teratur serta berpotensi membahayakan pemilik rumah saat debit air sungai melonjak.

Solusi pencegahan banjir lainnya adalah dengan melaksanakan program tebang pilih dan reboisasi. Pohon yang telah ditebang sebaiknya ada penggantinya. Menebang pohon yang telah berkayu kemudian di tanam kembali tunas pohon yang baru. Hal ini ditujukan untuk regenerasi hutan dengan tujuan hutan tidak menjadi gundul.

Memilah dan mengolah sampah yang tepat juga bisa membantu mencegah terjadinya banjir. Lalu buatlah sumur resapan serta biopori agar air hujan lebih cepat meresap ke dalam tanah.

Lantas rajin dan rutin memperbaiki dan membersihkan saluran air. Di wilayah tertentu bisa diadakan secara gotong royong, agar saat terjadi hujan deras, air tidak akan tersumbat dan mampu mencegah terjadinya banjir.

Yuk peduli dengan lingkunganmu sekarang daripada merugi di kemudian hari akibat banjir!

Post a Comment for "Ayo Bersama-sama Kita Cegah Banjir!"