Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ciplukan, Dulu Dibuang Saiki Regane Larang


Infomoga.com -- Sampeyan kenal buah Ciplukan lurrr? Buah yang tumbuh liar disemak-semak ini ternyata memiliki kandungan manfaat untuk kesehatan yang luar biasa.

Dulu tak ada yang menyangka jika manfaat dan kandungan buah ciplukan begitu banyak untuk kesehatan tubuh, dari penurun demam hingga mencegah jantung koroner.

Baca juga: Ricuh Pilkades Balai Desa Dibakar 

Kini, untuk mendapatkan manfaat buah Ciplukan tak jarang orang rela merogoh kocek dalam-dalam. Padahal buah ciplukan selama ini hanya terbuang, tapi saiki regane larang.

Dibeberapa toko online Ciplukan dijual dengan harga bervariasi antara puluhan ribu rupiah hingga ratusan ribu. Dengan berat yang bervariasi pula.


Buahnya unik, terbungkus kelopak yang menyerupai balon. Jaman dulu suka buat mainan , karena bila kelopak buahnya yang masih tertutup ditepukkan akan mengeluarkan suara "pluk", makanya dinamakan Ciplukan.

Khasiat dan manfaat buah ciplukan yang begitu banyak untuk kesehatan dipengaruhi oleh berbagai kandungan gizinya. Buah yang biasanya memiliki ukuran diameter sekitar 1,25 sampai 2 cm ini memiliki beragam kandungan gizi yang benar-benar dibutuhkan tubuh.

Selain buahnya, hampir semua bagian tumbuhan ini bisa dimanfaatkan sebagai bahan untuk pengobatan tradisional. Warna buahnya hijau saat masih mentah, kuning kemerahan saat matang. Rasa buah ciplukan yang manis asam dengan sedikit getir.

Berikut manfaat dan khasiat Ciplukan yang dihimpun dari berbagai sumber:

Kandungan Buah Ciplukan


Besarnya manfaat buah ciplukan karena kandungan nutrisinya yang sangat baik untuk kesehatan. Diantaranya kandungan alkaloid, asam sitrat, asam malat, fisalin, kriptoxantin, tanin, vitamin C, dan gula buah.

Dikutip dari berbagai sumber, dalam satu porsi buah ciplukan yang setara 140 gram terdapat kandungan 74 kalori, karbohidrat sebanyak 15,7 gram, dan protein (2,7 gram),6 gram serat, dan 1 gram lemak.


Juga ada 5% riboflavin, 28% niasin, 8% zat besi dan fosfor, 14% tiamin, 7% vitamin A, dan 21% vitamin C. Kandungan vitamin C buah ini jauh lebih tinggi ketimbang anggur.

Baca juga: Api Hanguskan Rumah dan Balai Desa Moga

Sebuah riset menyimpulkan bahwa kandungan antioksidan tinggi dalam buah ini memberikan manfaat buah ciplukan dalam menekan pertumbuhan sel kanker usus besar dan kanker payudara.

Bahkan penelitian University of Bonn Jerman juga menemukan kandungan antioksidan dalam kulit buah ini mencapai tiga kali lipat lebih tinggi ketimbang jenis buah lainnya.

Khasiat dan Manfaat Buah Ciplukan


Kandungan nutrisi dan zat aktifnya membuat buah ceplukan berguna sebagai anti virus, anti bakteri, anti hiperglikemi,anti oksidan, anti inflamasi, sitotoksik, analgesik, serta sebagai imunostimulan dan imunosupresan (imunomodulator).

Buah ini juga sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk menetralkan racun, anti tumor dan anti kanker, meredakan batuk, peluruh air seni (diuretic), dan untuk meningkatkan fungsi kelenjar-kelenjar tubuh.

Buah ciplukan diketahui juga mengandung vitamin K yang tinggi. Ini bermanfaat dalam meningkatkan kesehatan kulit dan tulang, mengontrol tekanan darah, dan menurunkan risiko terkena jantung koroner (PJK).

Manfaat buah ciplukan lainnya yang tak kalah penting adalah untuk meredakan diabetes mellitus, menyembuhkan penyakit ayan, menyembuhkan influenza dan sakit tenggorokan, serta mengatasi borok dan bisul.

Ciplukan juga diketahui mengandung senyawa withanolides berguna untuk meredakan peradangan yang menyebabkan radang usus maupun menekan risiko kanker usus besar.

Baca juga: Pemalang Sukses Gelar Pilkades e-Voting Pertama di Indonesia

Tingginya antioksidan dalam buah ini sangat baik untuk menguatkan imunitas tubuh. Mengkonsumsi buah secara rutin juga baik untuk menangkal radikal bebas dan melindungi kulit dan wajah dari paparan matahari.


Daging buahnya yang berwarna kuning oranye juga kaya karotenoid, beta karoten, dan zat lutein. Zat ini berfungsi menangkal bahaya degenerasi makula yang bisa menyebabkan kebutaan pada orang lanjut usia.

Efek Samping Ciplukan


Selain punya banyak manfaat, buah ciplukan ternyata juga mempunyai efek samping yang cukup berbahaya. Efek samping bisa ditimbulkan apabila buah ini dikonsumsi saat mentah atau hijau karena bisa beracun.

Racun ini biasanya mengandung solanin yang bisa menyebabkan diare atau perut kram. Hindari juga makan buah ini secara berlebihan karena bisa menyebabkan gangguan jantung.

Agar terhindar dari efek samping,sebaiknya anda mengkonsumsinya saat buah sudah benar-benar matang atau ditandai kulit buah sudah berwarna kuning keemasan.

Untuk mendapatkan manfaat buah ciplukan secara optimal bisa dengan cara dimakan langsung dalam bentuk buah segar atau pun dijadikan jus buah yang nikmat. Selamat Mencoba!

(sumber: HR Online diolah)


Post a Comment for "Ciplukan, Dulu Dibuang Saiki Regane Larang"