Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jelang Berlakunya Larangan Mudik, Pemudik di Desa Sima Terus Berdatangan


Infomoga.com -- Moga, Seiring dengan makin mendekati berlakunya larangan mudik mulai esok hari, jumlah warga yang memilih pulang kampung terus mengalami lonjakan.

Berdasarkan pantauan infomoga di posko gugus tugas Covid-19 di Desa Sima hingga pagi ini sekitar 70 orang pemudik yang melaporkan diri ke posko yang berlokasi di Balai Desa Sima.

Baca juga: Imbas Corona dan Jelang Puasa, Jumlah Pemudik Kecamatan Moga 3.456 Orang

Pemudik terus berdatangan sejak pukul 02.00 WIB dini hari tadi, hingga berita ini ditulis masih ada pemudik yang sedang lapor diri dan menjalani pemeriksaan awal.

Sejak pemerintah mengumumkan secara resmi larangan mudik pada dua lalu, gelombang pemudik mulai meninggalkan beberapa kota yang menjadi pusat urbansasi seperti wilayah Jabodetabek.

Sebagian warga yang terpaksa berhenti bekerja dan diliburkan akibat pandemi corona memilih mudik lebih awal.

Sejumlah angkutan antar kota yang biasa melayani pemudik mengalami lonjakan penumpang, bahkan beberapa pemudik harus menelan kekecewaan tidak mendapat kursi.

Ilustrasi Mudik
Seperti yang dialami calon pemudik, Nurul (31) karyawan swasta yang batal mudik ke Moga, Pemalang karena travel yang dipesannya ternyata sudah penuh.

Baca juga: Pasar Moga Ramai, Seperti Mau Lebaran

"Iya (penuh), gak dapet kursi, mudah-mudahan besok (hari ini -Red,) bisa dapat, terakhir soalnya." kata Nurul saat dihubungi lewat pesan pendek.

Puncak arus mudik agaknya bergeser lebih awal. Diperkirakan nanti malam arus mudik akan mencapai puncaknya, sebelum esok hari (24/4/2020) seluruh akses keluar masuk Jabodetabek resmi ditutup.

Post a Comment for "Jelang Berlakunya Larangan Mudik, Pemudik di Desa Sima Terus Berdatangan"