Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pupuk Bersubsidi Masih Langka, Petani di Pulosari Terancam Gagal Panen

Pupuk Bersubsidi Masih Langka, Petani di Pulosari Terancam Gagal Panen

Infomoga.com -- Pulosari, Beberapa jenis pupuk bersubsidi yang dibutuhkan para petani di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang semakin sulit didapatkan. Ancaman gagal panen kini menghantui.

Sejumlah petani di wilayah ini mengeluhkan semakin sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi. Diantaranya yakni pupuk jenis Pusri, ZA, dan Ponska. Kelangkaan ini bahkan sudah terjadi sejak tiga bulan terakhir seperti dilansir Kabar Tegal, Senin (5/10).

Saminah, salah satu petani wanita di Desa Cikendung mengeluhkan soal sulit dan langkanya pupuk bersubsidi di wilayahnya. 


"Disini petani punya uang untuk beli garam (pupuk), tapi untuk mendapatkannya susah sekali," keluhnya.

Kondisi ini diduga karena aturan untuk mendapatkan pupuk bersubsidi yang terlalu rumit, para petani diharuskan bergabung dengan kelompok tani agar bisa memiliki kartu tani. 

Bahkan petani diharuskan membuka rekening di bank BRI yang digunakan untuk mengisi saldo sebagai proses pembelian pupuk.

"Ya ribet kalau harus mengikuti aturan tersebut, sedangkan kami  hanya petani kecil yang biasanya membeli pupuk tidak dalam jumlah besar," tambah Saminah.

Lebih lanjut Saminah menjelaskan, bahwa petani keberatan jika harus membeli pupuk non subsidi yang menurutnya harga pembelian diluar kemampuan petani pada umumnya. 

Dibandingkan pupuk bersubsidi, harga pupuk non subsidi perkilonya jauh lebih mahal yakni terdapat angka selisih mencapai Rp.7000/kg. 


"Kami ingin pupuk yang murah saja karena hasil panen kadang untuk dijual lagi tidak menutup modal bertani," harapnya.

Sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi ini dikhawatirkan dapat mengancam gagal panennya beberapa tanaman seperti cabai, padi, jagung dan tanaman lainnya yang merupakan komoditas unggulan petani di wilayah ini.

Terakhir para petani meminta kepada pemerintah untuk memperhatikan nasib petani-petani kecil seperti mereka, khususnya di wilayah kecamatan Pulosari dan sekitarnya. 

sumber: Kabar Tegal

Post a Comment for "Pupuk Bersubsidi Masih Langka, Petani di Pulosari Terancam Gagal Panen"