Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Meski Harga Naik-Turun, Stok Bahan Pangan Jateng Aman Saat Ramadan

Ramadan 2022, stok bahan pangan jateng, stok pangan jateng, harga sembako

Infomoga.com
-- Awal ramadan 2022 stok bahan pangan di wilayah Jawa Tengah terpantau aman. Masyarakat diminta tidak panik dan melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.

Perum Bulog Jawa Tengah sudah menyiapkan stok yang jadi kebutuhan masyarakat mulai beras, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, hingga daging kerbau.

Berdasarkan data Perum Bulog Jawa Tengah, stok beras per 30 Maret 2022 di angka 30 ribu ton.

Baca juga: Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1443 H Jatuh pada hari Ahad, 3 April 2021

Pimpinan Wilayah Perum Bulog Jateng, Akhmad Kholisun mengatakan, jumlah tersebut akan terus bertambah karena pihaknya masih melakukan penyerapan hasil produksi panen dalam negeri antara 350 ton sampai 500 ton per hari.

"Kebetulan di bulan Maret dan April masih terjadi panenan dengan potensi yang masih cukup tinggi, dan penyerapan kami lakukan setiap hari," ungkapnya saat ditemui, Rabu (30/3/2022) seperti dilansir IDN Times.

Panen raya di bulan Maret dan April, terjadi hampir merata di sejumlah kabupaten dan kota yang berada di wilayah Jateng.

Adapun, daerah yang masih potensial melakukan panen raya saat ini antara lain, Brebes, Pemalang, Pati, Blora, Cepu, Sragen dan Wonogiri.

"Untuk penjualan beras ke masyarakat sendiri kami mematok HET beras medium Rp9.450 per kg dan beras premium Rp12.800 per kg," tutur Akhmad.

Stok minyak goreng 42 ribu liter

Untuk komoditas minyak goreng yang beberapa waktu belakangan sempat langka dipasaran juga relatif aman. Bulog Jateng masih memiliki stok sebanyak 42.300 liter.

Jumlah tersebut disiapkan untuk penjualan langsung ke masyarakat maupun paket-paket.

Baca juga: Jelajahi Keindahan Desa Wisata Banyumudal, Berikut Pilihan Paket Wisatanya

"Minyak goreng ada yang dijual dengan mengikuti harga pasar. Namun, beberapa juga kami jual di bawah harga pasar, dengan kemasan pouch Rp 22 ribu - Rp 23 ribu per liter dan yang kemasan pillow Rp 20 ribu - Rp 21 ribu per liter," katanya.

Akhmad menjelaskan, adanya kebijakan dari pemerintah soal HET minyak goreng hanya berlaku untuk curah. 

Sedangkan, minyak goreng kemasan tetap diserahkan kepada mekanisme pasar atau dengan harga keekonomian.

"Untuk minyak goreng ini kami juga dapat dari distributor dengan harga pasar. Saat ini, kondisi stok cukup banyak dan permintaan sudah merata," imbuhnya.

Sementara itu, untuk stok gula pasir di Bulog saat ini sebanyak 286 ton. Stok tersebut akan terus bertambah, karena Bulog memiliki anak perusahaan GMN yang dua minggu lalu juga sudah mulai meningkatkan produksi.. (Sumber: jatengprov.go.id)

Post a Comment for "Meski Harga Naik-Turun, Stok Bahan Pangan Jateng Aman Saat Ramadan"