Widget HTML #1

Gunung Slamet Masih Berstatus Waspada

PEMALANG - Gunung Slamet yang berada di lima kabupaten sampai Senin (19/4) statusnya masih waspada. Aktivitas vulkanik mesih terjadi dan bisa disaksikan dari pantura. Padahal, gunung api tersebut statusnya mengalami perubahan dari aktif normal ke waspada sejak April 2009 atau setahun ini.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Drs Wahyu Sukarno AP saat dikonfirmasi mengatakan, memang belum berubahnya status Gunung Slamet tersebut. ’’Laporan terakhir dari Pos Pengamat di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, statusnya masih waspada," kata dia.

Perubahan status, kata dia, tidak dilakukan oleh instansinya. Melainkan dari Badan Geologi Bandung. Aktivitas vulkanik di Gunung Slamet juga masih terjadi seperti hanya status gunung pada status waspada lainnya. Kepulan asap putih masih dihembuskan dari kawahnya dengan ketinggian yang nampak dari kejauhan.

Pada 21 April 2009 berdasarkan hasil investigasi dan monitoring kegiatan Gunung Api Slamet diperoleh data visual yakni cuaca cerah dari jam 21.00 - 16.00 WIB dan terdapat asap putih tipis setinggi lebih kurang 50 meter. Selain itu, cuaca cerah juga terjadi pada pukul 06.00 hingga 18.00 WIB yang diselimuti asap putih tebal kecoklatan dengan ketinggian lebih kurang 50 sampai 500 meter diatas permukaan kawah gunung tersebut.

Seismograp di pos pengamatan Gunung Slamet Gambuhan juga mencatat kegempaan pada 20 April 2009 berupa gempa tremor (terekam terus, Red) dengan amplitudo (titik simpang tertinggi, Red) 0,5 sampai 1 milimeter. Sementara, gempa permukaan dengan amplitudo 3-10 milimeter sebanyak 97 kali.

Kesbangpolinmas juga melakukan pengukuran suhu air panas di Guci, Kabupaten Tegal, pada 16 April 2009 dan hasilnya suhu mencapai 44,2 hingga 61,6 derajat celcius. Sementara, pada tanggal 21 April 2009 sekitar pukul 08.30 diperoleh suhu 45,7 hingga 63 derajat celcius pada suhu udara 32,2 derajat celcius.

Dengan data tersebut status Gunung Slamet dinyatakan waspada, dan beberapa hari kemudian statusnya naik menjadi Siaga pada level dua, tepatnya pada 22 April 2009. Jalur pendakian itupun kemudian ditutup. Beberapa bulan kemudian status ini kembali turun ke waspada hingga sekarang. (ali)

Sumber: radar Tegal


Post a Comment for "Gunung Slamet Masih Berstatus Waspada"