Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Usai Wudhu, Sertu La Ongge Tersungkur Terkena Peluru

Sertu La Ongge Tersungkur Terkena Peluru KKB Papua

Infomoga.com -- Mimika, Kekerasan yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua kembali memakan korban. Seorang prajurit TNI gugur usai terkena tembakan yang diduga dilakukan KKB di Pos pengamanan daerah rawan (Pamrahwan) Mimika, Papua.

Pagi itu, Senin (9/3), 05:00 WIT, Sertu La Ongge baru saja selesai mengambil air wudhu. Ia kemudian melangkahkan kaki kembali ke Pos untuk menunaikan sholat subuh.

Namun tak disangka, baru setengah perjalanan terdengar suara tembakan dari arah perbukitan, La Ongge tersungkur. Ia tertembak dengan luka di bagian bawah telinga kiri.

Baca juga: KKB Terus Mengancam, Ribuan Warga Tembagapura Mengungsi

Dandim 1710 Mimika Letkol Inf Pio L Nainggolan mengatakan La Ongge merupakan anggota Kodim 1710 Mimika yang bertugas di Koramil Jila, Kabupaten Mimika, Papua..

Dandim menyebut insiden di Pos Pamrahwan bukan penyerangan, melainkan penembakan.“Jadi saya luruskan, yang terjadi itu penembakan, bukan penyerangan, korban terkena rekoset amunisi di telinga bagian kiri, korban sempat mendapat perawatan namun tidak tertolong,” katanya, Senin (9/3).

Pasca kejadian pihak TNI ADberupaya melakukan evakuasi, akan tetapi akibat cuaca buruk, proses evakuasi sedikit terhambat.

“Kami menyiapkan 2 helikopter penerbad. Karena cuaca buruk, heli baru bisa masuk Jila pukul 09.20 WIT dan tiba di RSUD Timika pukul 10.50 WIT,” jelasnya.

Setelah berhasil dievakuasi, korban langsung dilarikan ke RSUD Timika untuk mendapat perawatan medis.

“Setelah 5 menit tiba di RSUD Mimika, Sertu La Ode dinyatakan meninggal dunia. Nyawa almarhum tak tertolong,” katanya.

Baca juga: Ratusan Siswa SMP di Sleman Hanyut Terbawa Arus Sungai Sempor

Sertu La Ongge diketahui telah mengabdikan diri sebagai anggota TNI selama 22 tahun. Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga putra yang masih kecil.

"Putra almarhum masih kecil-kecil. Yang tertua sementara duduk di bangku SMP, yang kedua masih SD, sedangkan yang bungsu baru berusia satu tahun," ungkap Pio.

Karena gugur dalam tugas, negara melalui kesatuan TNI memberikan penghargaan kenaikan satu pangkat lebih tinggi menjadi Serka Anumerta La Ongge.

(sumber: pojoksatu.id dan detik.com)

Post a Comment for "Usai Wudhu, Sertu La Ongge Tersungkur Terkena Peluru"