Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

KKB Terus Mengancam, Ribuan Warga Tembagapura Mengungsi

KKB Terus Mengancam, Ribuan Warga Tembagapura Mengungsi
sumber foto: investigasibhayangkara.com

Infomoga.com -- Timika, Menyusul kontak senjata yang terjadi antara aparat dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Sejak tiga hari terakhir, sejumlah kampung di distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika dilaporkan lumpuh, Senin (9/3/2020).

Semua aktivitas pelayanan masyarakat baik di bidang pendidikan, kesehatan, dan lainnya lumpuh total. Bahkan untuk bidang pendidikan, anak-anak usia sekolah di Kampung Banti dan sekitarnya itu sudah lama (sekitar tiga tahun) tidak lagi mengenyam pendidikan sejak fasilitas sekolah mereka (SD Negeri dan SMP Negeri Satu Atap Banti) dibakar oleh KKB pada sekitar Februari 2017.

Baca juga: Lagi, 5 WNI Diculik Kelompok Abu Sayyaf Filipina

Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob mengatakan sekitar 1.000-an lebih warga yang meminta dievakuasi ke Timika. "Masyarakat merasa takut, terancam, trauma. Kalau mereka bertahan di sana, mereka kesulitan untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok," ujar Johannes, Senin (9/3) dikutip dari CNN Indonesia dan Antara.

Gelombang warga meninggalkan kampung mereka ke wilayah perkotaan yang lebih aman telah berlangsung sejak Jumat (6/3) tercatat 258 orang, Sabtu (7/3) 699 orang, dan  Minggu 614 orang warga kembali dievakuasi ke Timika.

TNI/ Polri siapkan Satuan Tugas


Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw memastikan satuan tugas di Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua siap mengadang kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang ingin masuk ke areal PT Freeport Indonesia.

"Kami akan adang mereka (KKB). Semua akses ke Tembagapura sudah kami tutup," kata Paulus usai bertemu satuan tugas di Tembagapura, Sabtu (7/3/2020).

Dia juga mengungkapkan, teror yang dilakukan KKB membuat takut masyarakat, khususnya di Kampung Utikini, Kimbeli, Banti dan Opitawak di distrik Tembagapura.

Baca juga: Dinyatakan Aman dari Virus Corona, Warga Comal Ini Disambut Suka Cita Keluarganya

Sementara itu, Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Herman Asaribab menyebutkan kelompok bersenjata membuat resah dengan melakukan penembakan dan mengakibatkan masyarakat turun ke Timika.

"Saudara kita ini (KKB) terus melakukan teror dan masyarakat butuh pertolongan," jelasnya seperti dikutip dari Merdeka.com (9/3/2020).

Post a Comment for "KKB Terus Mengancam, Ribuan Warga Tembagapura Mengungsi"