Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Nur Rofiah: Aktivis, Ulama, dan Akademisi Penafsir Islam yang Ramah kepada Perempuan

Ulama Perempuan, Aktivis Perempuan, Nur Rofiah, Tokoh Pemalang, Tokoh NU, Tokoh Randudongkal

Infomoga.com --
Adalah Dr. Nur Rofiah, Bil. Uzmi, doktor lulusan Ankara University Turki ini sudah sejak lama menekuni isu keadilan gender dalam Islam. Nur Rofiah kerap menyuarakan keadilan hakiki perempuan, khususnya dalam Islam.

Vokalitas perempuan kelahiran Randudongkal, Pemalang, Jawa Tengah atas keadilan hakiki perempuan kerap dia suarakan di berbagai kesempatan. Prinsip keadilan yang mengintegrasikan pengalaman kemanusiaan khas perempuan, baik secara biologis maupun sosial.

Dikutip dari situs kupipedia.id, Dr. Nur Rofiah, Bil. Uzm adalah salah seorang pemikir feminis Muslim di Indonesia. Ia pendidikan dasar di SDN Randudongkal, sementara pendidikan menengah dan atas ia lanjutkan di MTS dan Madrasah Aliyah di Jombang Jawa Timur, tepatnya yayasan Khoiriyah Hasyim.

Baca juga: KH Minhajul Abidin, Ulama Kharismatik

Pendidikan tingginya ditempuh di IAIN (sekarang UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, jurusan Tafsir Hadis di bawah naungan Fakultas Ushuluddin antara tahun 1990-1995. Fakultas Ushuluddin dulu memang menjadi salah satu fakultas favorit mahasiswa sebab di sana mahasiswa mendiskusikan secara kritis wacana-wacana keislaman, termasu tentang Al-Qur’an.

Melalui Nyai Hj. Ida Rufaida Ali Ma’shum, Krapyak, Nur mendapat beasiswa ke Turki. Selama lima tahun berikutnya di Turki, Nur menempuh S2 di Ankara University, bidang Tafsir (1999) dan S3 di kampus yang sama.

Belajar di Turki membuat ia banyak beradaptasi dengan hal-hal baru. Ia hidup di persimpangan sebuah negara yang awalnya berupa imperium Islam kemudian menjadi negara sekuler. Ia merasakan bagaimana kondisi politik belum stabil dan ada ketegangan antara ideologi sekuler dan ideologis Islamis.

Adapun pendidikan non-formal dan keagamaan ia tempuh di dua pesantren berbeda. Pertama, di pesantren Yayasan Khoiriyah Hasyim, Seblak, di Jombang Jawa Timur, dan kedua, di Pesantren Ali Ma’shum di Yogyakarta.

Sepulangnya dari negara Eurasia tersebut, hasrat Nur dalam isu perempuan justru makin menguat. Begitu tiba di Indonesia, dia bergabung dalam program Jaringan Islam Emansipatoris di LSM Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M). Kala itu, P3M dipimpin K.H. Masdar Farid Mas’udi.

Selama di P3M pada 2002--2006, Nur belajar banyak tentang bagaimana mempertahankan spirit pemberdayaan (emansipatoris) Islam dalam konteks sosial yang sudah sangat berubah jauh. Pergulatan antara kemaslahatan berbasis teks dan realitas ini tidak hanya berbekal Al-Qur"an dan hadis semata, melainkan juga teks keislaman ulama klasik yang kaya-raya.

Sekarang ia aktif mengajar sebagai dosen di UIN Jakarta diperbantukan pada Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an, Jakarta. Ia juga aktif sebagai Pengurus Lembaga Kemaslahatan Keluarga NU, Alimat, dan Rahima. Nur Rofiah juga dikenal intens menyebarkan wacana-wacana kesetaraan gender melalui forum KGI yang ia asuh.

Ia juga merupakan tim utama dalam penyelenggaraan Kongres Ulama Perempuan Indonesia (KUPI)  yang pertama berlangsung di Pesantren Kebon Jambu, Babakan, Cirebon, Jawa Barat, April 2017 silam. Ia terlibat secara intensif dari persiapan, proses, dan pasca KUPI hingga sekarang.

Ia bahkan sudah terlibat sejak awal dalam program Pengkaderan Ulama Perempuan yang dilaksanakan oleh Rahima. Dia juga dipercaya menjadi pemateri utama dengan tema "Metodologi Studi Islam Perspektif Ulama Perempuan".

"Spiritualitas perempuan dan laki-laki sama-sama ditentukan oleh sejauhmana imannya kepada Allah bisa membuat dirinya menjadi anugerah bagi diri sendiri sekaligus pihak lain seluas-luasnya menurut kemampuan yang dimilikinya," kata Nur seperti ditulis Majalah Gatra Edisi Edisi Khusus Lebaran 11 Mei 2022.

_______________

Biografi

Dr. Nur Rofiah, Bil. Uzm

Tempat dan tanggal lahir:

  • Randudongkal, Pemalang, Jawa Tengah, 6 September 1971

Pendidikan

Formal:

  • SDN Randudongkal, Pemalang
  • MTS dan Madrasah Aliyah di Jombang
  • S1 Fakultas Ushuluddin, IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta
  • S2 dan S3  Ankara University, Turki

Non Formal:

  • Pesantren Yayasan Khoiriyah Hasyim, Seblak, di Jombang Jawa Timur,
  • Pesantren Ali Ma’shum di Yogyakarta.

Karier

  • Anggota Dewan Syuro PKB (2005-2010);
  • Ketua VII PP Fatayat (2010-2015),
  • Dosen UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta (2004-sekarang)
  • Dosen Pascasarjana Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran (PTIQ), Jakarta


Sumber: Kupipedia & Majalah Gatra

Post a Comment for "Nur Rofiah: Aktivis, Ulama, dan Akademisi Penafsir Islam yang Ramah kepada Perempuan"