Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Nekat Menyeberang Saat Banjir, Nenek Raisah Tewas Terseret Arus

Tangkapan layar video amatir banjir di Pemalang (Istimewa)
Infomoga.com -- Cuaca buruk yang melanda wilayah Pemalang, Jumat (7/2/2020) sore, memakan korban jiwa. Rasiah (63), warga Desa Simpur, Kecamatan Belik tewas terseret banjir sepulang mengambil bantuan beras.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Rasiah bersama beberapa temannya pulang dari menerima bantuan pemerintah nontunai (BNPT) nekat menyeberangi jembatan Sungai Gandu saat banjir bandang menerjang. Dua temannya dapat diselamatkan, sementara Rasiah meninggal dunia setelah terseret puluhan meter dan tersangkut bambu, seperti dilansir SindoNews, (8/2/2020).

Korban dibawa ke rumah anaknya kemudian dimakamkan di pemakaman Desa Simpur, Sabtu (8/2/2020) waktu setempat.

Baca juga: Tebing Longsor, Jalur Moga-Guci Tertutup Lima Jam

Baca juga: #PrayForGarut: Banjir Bandang Landa Garut, Belasan Orang Tewas

Korban selamat Darsih menuturkan, dia dan Rasiah telah diingatkan warga untuk tidak menyeberangi jembatan Sungai Gandu. Namun dia dan Rasiah nekat.

"Saat itu sungai belum banjir, makanya saya jalan bismillah. Tapi pas sampai di tengah jembatan itu, langsung kenceng," kata Darsih.

Dia mengaku Rasiah tidak kuat menahan langkahnya yang terseret aliran tersebut. "Rasinah sudah enggak ada tenaganya, terus terbawa arus," ucapnya.

Dari video amatir yang diterima wartawan, terlihat aliran di jembatan yang dilewati Rasiah sangat deras. Bahkan, sepeda motor yang ingin melintas pun harus didorong tiga orang. (IM/Sindonews)

Post a Comment for "Nekat Menyeberang Saat Banjir, Nenek Raisah Tewas Terseret Arus"