Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Ternyata Ini yang Membuat Pelaku Tega Membunuh Ibu Mertuanya Sendiri


Infomoga.com -- Pemalang, Kepala Polres Pemalang Ajun Komisaris Besar Edy Suranta Sitepu mengatakan ‎berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap pelaku Priska Dwi Saputra (PDS), terungkap motif pembunuhan adalah sakit hati.

Pelaku kesal dan sakit hati pada korban, lantaran menduga korban menghendaki perceraian pelaku dengan istrinya.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka utama PDS sakit hati karena akan diceraikan istrinya dan diduga ibu mertuanya juga menyetujui perceraian tersebut,” katanya seperti dikutip dari Tagar, (29/4/2020).

Baca juga: Seorang Menantu Bunuh Ibu Mertua, Jasadnya Dibuang ke Sungai

‎Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pemalang Ajun Komisaris Suhadi membenarkan alasan Priska tega menghabisi nyawa mertuanya tersebut.

"Ibunya menghendaki anaknya cerai dengan pelaku. Pelaku merasa tidak terima dan dendam," ujar Suhadi.

Menurut Suhadi, saat kejadian, korban tinggal bersama anak dan cucunya. Sedangkan anak korban atau istri Priska tinggal di tempatnya bekerja sebagai pembantu rumah‎ tangga di Kecamatan Randudongkal, Pemalang.

"PDS dan anak korban sudah menikah sekitar tiga tahun," ujarnya.

Suhadi menambahkan kedua pelaku dijerat dengan ‎pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana, dengan ancaman hukuman pidana mati atau penjara seumur hidup.

Kronologi kejadian


Peristiwa sadis yang terjadi pada Minggu (26/4/2020) dinihari dilakukan Priska Dwi Saputra (PDS), terhadap Siti Rahayu (40) yang tak lain adalah mertuanya sendiri‎.

Kepala Polres Pemalang Ajun Komisaris Besar Edy Suranta Sitepu mengatakan setelah mendapat laporan dari masyarakat, tim bergerak cepat melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara (TKP).

“Dari hasil penyelidikan, pelaku pembunuhan mengarah pada tersangka Priska Dwi Saputra alias PDS (30) dan Wahyo alias W (28). Keduanya berhasil diamankan di rumahnya masing-masing dan mengakui perbuatannya,” ujar Edy.

‎Kapolres mengungkapkan kronologi pembunuhan yang terjadi pada Minggu dini hari menjelang sahur.  Ketika itu, pelaku Priska menyelinap ke dalam rumah korban melalu jendela samping.

Baca juga: Tersangka Pembunuhan Ibu Mertua Bertambah, Jasad Korban Terus Dicari

Melihat korban sedang berada di dapur untuk menyiapkan sahur, pelaku mengambil golok yang tergeletak di bawah kompor.

Tanpa membuang waktu, ia mengayunkan golok itu berkali-kali ke tubuh bagian belakang korban. Korban seketika terkapar bersimbah darah.

‎Setelah memastikan korban meninggal, pelaku memasukkan jasad mertuanya itu ke dalam karung. Di sini lah peran Wahyo dalam pembunuhan terungkap hingga dia ikut diamankan polisi.

"Karena tidak kuat mengangkat jasad korban ke atas motor, PDS meminta bantuan W untuk membuang jasad korban di Sungai Kesesi Pekalongan," tutur Edy.

Jasad korban ditemukan


Berdasarkan keterangan Priska, tim SAR gabungan dibantu masyarakat ‎melakukan pencarian jasad korban di sepanjang aliran Sungai Kesesi sejak Senin, 27 April 2020.

Pencarian itu baru membuahkan hasil pada ‎Selasa, (28/4/2020) pukul 14.00 WIB. Tim gabungan menemukan karung berisi jasad korban di aliran Sungai Layangan, Kecamatan Bodeh, Pemalang.

Baca juga: Jasad Siti Rahayu Ditemukan, Tersangka Menjadi Tiga Orang

Lokasi penemuan sendiri berjarak sekitar tujuh kilometer dari lokasi pembuangan awal.

“Setelah ditelusuri, ternyata benar di dalam karung tersebut terdapat jasad korban SR (Sri Rahayu),” ucap Edy.

Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD dr. M. Ashari Kabupaten Pemalang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Post a Comment for "Ternyata Ini yang Membuat Pelaku Tega Membunuh Ibu Mertuanya Sendiri"