Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kepatuhan Protokol Kesehatan Jateng Menurun, Ganjar Ingatkan Masyarakat

Kepatuhan Protokol Kesehatan Jateng Menurun, Ganjar Ingatkan Masyarakat

Infomoga.com
-- Kesadaran dan kepatuhan masyarakat Jawa Tengah (Jateng) akan pentingnya protokol kesehatan (prokes) menurun. Terbanyak di kawasan Pantura.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, meminta masyarakat dan pihak terkait kembali mengetatkan protokol kesehatan. 

Hal itu karena kepatuhan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan) di masyarakat mulai menurun.

Baca juga: 'Gerakan 35 Juta Masker untuk Jateng' Cara #JatengLawanCorona

"Maaf masyarakat semuanya, 3M menurun, penggunaan masker menurun, menjaga jarak menurun, mencuci tangan menurun. Bahaya, maka ketatkan itu," kata Ganjar beberapa waktu lalu seperti diberitakan detikcom.

Ia pun mengimbau tempat wisata, hotel, hingga sekolah disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, Ganjar menilai perlu ada pengetatan pembatasan jam malam.

"Hotel-hotel, tempat pariwisata. Sekolah sekarang selesai dulu. Pembatasan jam malam diperketat lagi, pembatasan pada masyarakat juga harus ditingkatkan untuk menjaga itu. Saya minta kesadaran masyarakat agar tetap disiplin menjaga protokol kesehatan dan berkontribusi pada penanganan pandemi," jelasnya.

Kawasan Pantura

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah Yulianto Pranowo menambahkan,  sikap abai pada 3M di Jateng lebih banyak ditemui di kawasan sekitar Pantura.

"Jateng masih lumayan ya. Kalau di Jateng itu di Pantura, beda di Jabar malah selatan," kata Yuli.

Ada beberapa kemungkinan penyebab menurunnya kesadaran 3M masyarakat. Yang pertama diduga masyarakat mulai jenuh atau penegakan hukum pelanggaran prokes yang perlu didorong lagi.

Penambahan Tempat Isolasi 

Sementara itu untuk penanganan pasien COVID-19, Ganjar memastikan tempat isolasi masih cukup. Pihaknya juga sudah menyiapkan plan B yaitu penambahan tempat bagi pasien COVID-19 hingga Juni 2021.

"Skenarionya, tempat tidur isolasi akan ditambah sampai 9.800. Sementara untuk ICU, akan ditambah sampai 607 tempat tidur. Kami kerja sama dengan Ikatan Dokter Indonesia dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia untuk bertugas di sana," jelasnya.

Baca juga: Jelang Libur Panjang, Pemprov Jateng Siapkan Rapid Test di Sejumlah Titik dan Lokasi Wisata

Jateng memiliki 5.939 tempat tidur isolasi pasien Corona di rumah sakit dan sudah ditambah menjadi 6.618 sampai 5 Desember 2020. Selain itu, total ICU di Jateng juga bertambah dari 438 menjadi 458 tempat tidur.

Untuk diketahui, sebaran kasus Covid-19 di Jateng berdasarkan situs corona.jatengprov.go.id yang terakhir diupdate hari ini Selasa, 8 Desember 2020 pukul 15:00 WIB, terdapat total terkonfirmasi 54.756 orang. Dengan rincian 9.575 pasien dirawat, 42.523 pasien sembuh dan 2.476 terkonfirmasi meninggal dunia. 

Post a Comment for "Kepatuhan Protokol Kesehatan Jateng Menurun, Ganjar Ingatkan Masyarakat"