Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Upah Semakin Tinggi, Banyak Industri Relokasi ke Jawa Tengah

Upah Semakin Tinggi, Banyak Industri Relokasi ke Jawa Tengah

Infomoga.com
-- Kalangan industri harus pintar-pintar memutar otak untuk mempertahankan usahanya karena ongkos produksi semakin tinggi. Beberapa memilih pindah atau merelokasi pabriknya ke kawasan yang lebih ramah seperti Jawa Tengah.

Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian  (Kemenko Perekonomian) Rizal Affandi Lukman mengatakan upah yang tinggi di Karawang, Jawa Barat, membuat banyak pabrik pindah ke Jawa Tengah.

"Karawang termasuk kawasan industri yang upah tenaga kerjanya tertinggi di Indonesia. Karena itu, yang bisa bertahan di Karawang adalah industri yang memiliki nilai tambah yang tinggi, produktivitas yang tinggi," ujarnya dalam The 8th US-Indonesia Investment Summit, Selasa (8/12/2020).

Baca juga: Keren!, Tesla Berencana Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Batang

Meskipun demikian, dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan infrastruktur yang lebih siap, Karawang akan tetap dipertahankan sebagai salah satu basis industri manufaktur di Jawa Barat.

Hanya saja Rizal menambahkan, Karawang harus menjadi kawasan industri dengan nilai tambah dan berbasis teknologi.

"Tidak ada masalah upahnya tinggi, asalkan produktivitasnya, juga kompetensinya di bidang teknologi itu adalah yang utama," imbuh dia.

Sebab, industri padat karya yang tidak memiliki nilai tambah, seperti garmen, tentu akan memberatkan pengusaha dari sisi ongkos produksinya.

Baca juga: Terimbas Corona, Ribuan Pekerja di Jateng jadi Korban PHK

"Kalau hanya seperti garmen dan yang sifatnya industri padat karya itu sudah mulai relokasi ke beberapa tempat di Jawa Tengah. Contohnya, di Brebes, Batang, Kendal dan lain-lain. Di sana upah tenaga kerjanya masih murah," pungkasnya.

Post a Comment for "Upah Semakin Tinggi, Banyak Industri Relokasi ke Jawa Tengah"